Senin, 1º de junho de 2026 – 13h39 WIB
Jacarta, VIVA – Presidente Prabowo Subianto menegaskan, kebijakan export sumber daya alam (SDA) merupakan langkah strategis pemerintah, untuk memastikan kekayaan alam Indonésia mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat.
Prabowo: Perubahan Besar Tidak Mudah, Kita Dihadang Kelompok yang Hidup dari Korupi
Menurutnya, selama ini sebagian keuntungan dari pengelolaan SDA Indonésia masih banyak mengalir ke luar negeri, e não sepenuhnya dinikmati oleh massarakat di dalam negeri.
“Sudah terlalu lama sebagian keuntungan dari sumber daya alam mengalir ke luar negeri dan tidak tinggal di Ibu Pertiwi. Karena itu, pemerintah menentukan export sumber daya alam satu pintu,” kata Prabowo dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jacarta, Senin, 1 de junho 2026.
Pemerataan Kesejahteraan, Prabowo Pacu Transformasi Ekonomi Berdasarkan Pancasila
Presidente Prabowo Subianto
Foto:
- Presidente da Secretaria Biro Pers
Prabowo também menekankan pentingnya investasi besar-besaran no setor industrial, yang berbasis hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah SDA.
Pertumbuhan Ekonomi RI Belum Merata, Prabowo: Mari Kita Jujur Kepada Diri Sendiri
Selain itu, pemerintah berupaya memperkuat pengelolaan devisa hasil export agar manfaat ekonomi dari kekayaan alam seedal dapat lebih besar dirasakan massarakat.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan pembangunan ekonomi Indonésia harus tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila, termasuk prinsip ekonomi yang egaliter dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Dia menilai arah pembangunan ekonomi seedal telah digariskan secara jelas oleh pendiri bangsa melalui pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pereconomican Indonesia juga harus disusun sebagai usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan. Karena itu, penguatan koperasi menjadi salah satu agenda penting pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan massarakat dan mengurangi kemiskinan.
“Karena itu koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit, koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Prabowo.
Presidente juga menekankan bahwa tujuan akhir pembangunan ekonomi seedal adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonésia.
Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan hasil pembangunan sehingga kemajuan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan massarakat. (Formiga).
Purbaya Bakal Kasih Insentif Pajak para Devisa Hasil Ekspor yang Disimpan di RI
Purbaya bakal berikan insentif pajak hingga 0 persen ke pengusaha yang patuh menempatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) do sistema keuangan dalam negeri.
VIVA.co.id
1º de junho de 2026


Leave a Reply